Preman di Pintu Masuk Gunung Bunder
27 Jan 2009 27 Comments
in budaya, Fasilitas Umum, pariwisata Tags: dinas pariwisata, gunung bunder, preman
Gunung Bunder adalah salah satu target wisata di Bogor yang cukup digandrungi. Hawanya sejuk, lebih sejuk dari Puncak, apalagi ketika kabut sedang turun. Selain rimbunnya hutan, kita juga dapat menikmati air terjun. Ada beberapa air terjun di Gunung Bunder. Tidak sulit menemukan vila di kawasan ini jika kita ingin bermalam.
Butuh waktu hampir dua jam dengan motor untuk mencapai Gunung Bunder dari Bubulak. Sebelum masuk kawasan, kita akan melewati pintu gerbang yang cukup gagah. Beberapa orang akan menghampiri kita dan meminta uang untuk karcis masuk.
Ketika itu, saya dengan teman saya berempat dengan dua motor. Seseorang menghampiri kami, lalu menghitung jumlah kami dan kendaraan kami. Dia langsung meminta uang sebesar 20 ribu untuk dua motor dan empat orang. Orang yang meminta itu berpakaian seperti penduduk biasa saja. Tidak berseragam.
Saya sudah siap memberikan uang tersebut, tapi saya memintanya untuk memberikan karcis sebagai tanda bukti bahwa kami telah membayarnya. Bukan karcis yang saya dapat, malah nada bicara dari orang itu yang menjadi ketus. “Udah bayar aja 20 ribu, daripada harus muter lagi (lewat pintu yang satu lagi, jauh sekali jaraknya),” katanya. Tidak nyaman dengan kalimat tersebut, saya tetap bertahan untuk meminta karcis. Ia semakin ketus sambil memegang motor yang kami kendarai. Ketka itu, ada beberapa orang tak berseragam yang ada di tempat itu dan memperhatikan kejadian itu, tapi semua diam seribu bahasa. Sepertinya mereka adalah penduduk sekitar.
Melihat suasana memanas, dua orang yang sudah sejak tadi ada di tempat itu dengan sigap mengenakan seragam lalu menghampiri kami dengan membawa karcis yang saya minta. Kami menang. Ternyata biaya untuk 4 orang dan 2 motor hanya 14 ribu. Kami bayar lalu dengan cepat kami melaju masuk kawasan wisata itu. Orang yang ketus tadi menatap kami tidak senang.
Dua orang berseragam tadi sepertinya memang orang yang berwenang di kawasan itu. Hanya berwenang, tidak berkuasa. Sepertinya yang berkuasa adalah orang ketus dan teman-temannya itu. Mirip preman bagi saya. Preman masih berkuasa di pintu masuk Gunung Bunder. Mereka meminta uang untuk dirinya, bukan untuk perawatan kawasan wisata. Mengecewakan.


Jan 27, 2009 @ 13:51:15
sungguh menyedihkan .. semoga orang itu sadar, karena tindakannya dapat merugikan citra bogor …
Jan 28, 2009 @ 11:06:55
kerjaan baru buat polisi di situ
Jan 28, 2009 @ 17:31:57
dimana gunung bunder teh ?
Feb 03, 2009 @ 13:17:58
gunung bunder jauhnya naujubillah….
tapi tempatnya enak sih…
cuma masalahnya emang di penduduk lokalnya yang suka usil…
Mar 11, 2009 @ 10:10:12
Saya sudah 17 tahun beli tanah di gunung bunder dan saya paham lika-liku, tingkah laku orang sana tapi dengan kedekatan dan bergaul dengan segala macam orang disana dari orang2 yang dituakan, lurah, prokem, jagoan2, bekas rampok, bekas maling akhirnya saya hidup disana terbilang nyaman. Siapa saja yang lagi kesasar disana silahkan mampir di saung saya di Kampung Rawa desa Gunung Bunder 2.
Gunung Bunder memang indah.
Oct 04, 2010 @ 14:44:12
Mas Bambang, bisa minta email nya? tq yah..
Mar 11, 2009 @ 10:21:09
ah urangmah hente da???pan lembur urang etamah jdi tinggal asup weh te kudu bayar tinggal ngomong orang babakan hehe he aya aya wae nyah nak bogor barat i love gunung bunder1
Dec 25, 2011 @ 17:20:45
buset dah si bawel deni irawan hobit, ni juga preman babakan ahahahaha
Mar 11, 2009 @ 16:13:27
.. Emang Preman dimana2 ada. Preman ada karena ada ketidakpuasan jatah isi perut dan isi hati. Buat preman yang ada di Gunung Bunder.., Kalo macem2 berih aja.., Doi bukan orang situ asli.., cuma jual tampang N nyali doang!!! Doi jual kita Beli…,Baru preman Gunung Bunder yang keliatan ujung giginya.., preman Gunung Salak yang ga` keliatan aja diLawan…,Semuanya preman Kampung..,jagoan kampung..,
Aug 01, 2009 @ 12:47:39
Kejadian seperti ini yang membuat bogor menjadi kurang nyaman di kunjungi.
banyak preman & punglinya. terutama di tempat2 wisatan.
yang bakal rugi, mereka2 juga warga sekitar.
Feb 17, 2010 @ 07:25:49
Waduhhhh….kudu d,basmi tuch rang kya begitu…..biasa nya sie bukan warga situ asli…????
Jul 08, 2010 @ 17:50:41
gunung bunder dingin euy….
Dec 28, 2010 @ 11:54:06
hahahhaha gunung bunder mantab……….. bleh di coba lagi hahahha salam petualang
Jan 19, 2011 @ 14:39:06
kudu diapain orang seperti itu,,,cuma brani di daerhnya saja.
Jan 20, 2011 @ 23:10:04
bagi pengunjung…….
apabila ada kejadian/atau prilaku orang sana yang membuat kecewa pengunjung harap hubungi saya 085694226556 saya asli orang gunung bunder….
ini demi nama baik gunung bunder.
Jan 20, 2011 @ 23:12:34
bagi pengunjung…….
apabila ada kejadian/atau prilaku orang sana yang membuat kecewa pengunjung harap hubungi saya 085694226556 saya asli orang gunung bunder….
ini demi nama baik gunung bunder. atau bilang temannya yusuf orang sasak klu hp saya tidak bisa di hubungi
Feb 27, 2011 @ 09:53:02
jangankan yang tidak berseragam, yang berseragam saja banyak yang gaya dan sikapnya melebihi preman,.. sepertinya tempat-tempat wisata seperti wisata alam yang pengelolaanya belum maksimal, sisi kenyamanan pengunjung tidak/belum menjadi prioritas,.. saya tinggal di sekitaran Curug Nangka, Gunung Salak sudah dari tahun 2006 dan hal-hal seperti itu kental disana,.. rebutan lahan duit oleh preman hal biasa,.. sepertinya pihak pemangku kawasan yang sebenarnya adalah preman bukan pemerintah,. hehehe
Mar 01, 2011 @ 16:26:59
Pintu masuk berapa bang?
Soalnya besok ane mau pelantikan pramuka di gunung bunder.
thanks ya informasinya
Mar 14, 2011 @ 23:25:43
PINTU masuk ada 2. depan sama belakang.
Apr 08, 2011 @ 23:54:32
menurut sy orank gnung bunder ramah2…..sy pernah tingal di sana
Jul 13, 2011 @ 12:49:25
Preman eta mah ngarana soleh koran mantan Residivis tukang bobok, tukang tarok tukang morosotkeun anderok wkwkwkwkkwkw
Dec 07, 2011 @ 12:09:00
@abenk… wah bener nih om,kaloada yang ganggu di gunung bunder,boleh di telp ya om
Feb 14, 2012 @ 18:07:37
hajar bleeee jagan biarkan preman merajalela di indonesia
Dec 25, 2011 @ 17:17:45
hehehehe….ia si sangar, tpi krna orng sana jd bysa aj tinggal klakson ^_^
Feb 03, 2012 @ 10:18:42
Kang..ari dari Terminal Baranang Siang teh naek naon wae kitu neupi ka Gunung Bunder te?
Punteun numpang liwat..
B-)
Feb 14, 2012 @ 15:10:02
hahaha, gawat. kalo sendirian ga ada temennya juga ciut
Feb 29, 2012 @ 02:48:17
Ah masa c..w masuk 6 motor gratis ko,modalnya enak ko cuman salah satu pacarin orang sono..hahaha