<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ironi Masyarakat Rantau</title>
	<atom:link href="http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Dec 2009 07:14:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: nonadita</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-322</link>
		<dc:creator>nonadita</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 08:59:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-322</guid>
		<description>Setuju. Sayang banget ya kalau persentase golput yang besar justru dari para perantau yang sedang menuntut pendidikan tinggi ^^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju. Sayang banget ya kalau persentase golput yang besar justru dari para perantau yang sedang menuntut pendidikan tinggi ^^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iwantea</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-319</link>
		<dc:creator>iwantea</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 16:02:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-319</guid>
		<description>Idealnya pesta demokrasi dapat diikuti seluruh warga negara tanpa syarat administrasi yg ribet dan merepotkan. Kalau masalah KTP masih saja jadi hambatan seseorang menunaikan hak pilihnya, kemungkinan besar saat pilpres 8 Juli yad persentase golput masih tinggi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Idealnya pesta demokrasi dapat diikuti seluruh warga negara tanpa syarat administrasi yg ribet dan merepotkan. Kalau masalah KTP masih saja jadi hambatan seseorang menunaikan hak pilihnya, kemungkinan besar saat pilpres 8 Juli yad persentase golput masih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bahtiar Baihaqi</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-291</link>
		<dc:creator>Bahtiar Baihaqi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 17:46:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-291</guid>
		<description>Setahuku, klo di UUD itu syarat jadi pemilih cuma WNI berusia sekian atau udah pernah nikah. Jadi gak ada urusannya dengan KTP mana (mestinya). 
Tapi, ini juga ada kaitannya dengan belum becusnya pemerintah ngurus soal administrasi kependudukan. Ribut soal DPT baru2 ini salah satu buktinya. Lalu, baru ada suara bahwa mulai tahun depan pemerintah akan membereskan data itu dengan mekanisme NIK (nomor induk kependudukan) yang berlaku secara nasional. Ini lebih dari sekadar bikin KTP Nasional seperti yang sudah-sudah.
Kira2 begitulah. Nasibku juga seperti anak rantau, maka aku posting ini:
 http://awamologi.wordpress.com/2009/04/08/kalau-kami-golput-kalian-mau-apa/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setahuku, klo di UUD itu syarat jadi pemilih cuma WNI berusia sekian atau udah pernah nikah. Jadi gak ada urusannya dengan KTP mana (mestinya).<br />
Tapi, ini juga ada kaitannya dengan belum becusnya pemerintah ngurus soal administrasi kependudukan. Ribut soal DPT baru2 ini salah satu buktinya. Lalu, baru ada suara bahwa mulai tahun depan pemerintah akan membereskan data itu dengan mekanisme NIK (nomor induk kependudukan) yang berlaku secara nasional. Ini lebih dari sekadar bikin KTP Nasional seperti yang sudah-sudah.<br />
Kira2 begitulah. Nasibku juga seperti anak rantau, maka aku posting ini:<br />
 <a href="http://awamologi.wordpress.com/2009/04/08/kalau-kami-golput-kalian-mau-apa/" rel="nofollow">http://awamologi.wordpress.com/2009/04/08/kalau-kami-golput-kalian-mau-apa/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bahtiar Baihaqi</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-290</link>
		<dc:creator>Bahtiar Baihaqi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 17:44:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-290</guid>
		<description>Setahuku, klo di UUD itu syarat jadi pemilih cuma WNI berusia sekian atau udah pernah nikah. Jadi gak ada urusannya dengan KTP mana (mestinya). 
Tapi, ini juga ada kaitannya dengan belum becusnya pemerintah ngurus soal administrasi kependudukan. Ribut soal DPT baru2 ini salah satu buktinya. Lalu, baru ada suara bahwa mulai tahun depan pemerintah akan membereskan data itu dengan mekanisme NIK (nomor induk kependudukan) yang berlaku secara nasional. Ini lebih dari sekadar bikin KTP Nasional seperti yang sudah-sudah.
Kira2 begitulah. Nasibku juga seperti anak rantau, maka aku posting ini:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setahuku, klo di UUD itu syarat jadi pemilih cuma WNI berusia sekian atau udah pernah nikah. Jadi gak ada urusannya dengan KTP mana (mestinya).<br />
Tapi, ini juga ada kaitannya dengan belum becusnya pemerintah ngurus soal administrasi kependudukan. Ribut soal DPT baru2 ini salah satu buktinya. Lalu, baru ada suara bahwa mulai tahun depan pemerintah akan membereskan data itu dengan mekanisme NIK (nomor induk kependudukan) yang berlaku secara nasional. Ini lebih dari sekadar bikin KTP Nasional seperti yang sudah-sudah.<br />
Kira2 begitulah. Nasibku juga seperti anak rantau, maka aku posting ini:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sagoeleuser5</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-289</link>
		<dc:creator>sagoeleuser5</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 01:59:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-289</guid>
		<description>2004 itu kan pilpres, kalo legislatif gak tau deh..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>2004 itu kan pilpres, kalo legislatif gak tau deh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: halida</title>
		<link>http://bogorwatch.wordpress.com/2009/03/16/ironi-masyarakat-rantau/#comment-288</link>
		<dc:creator>halida</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 16:33:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bogorwatch.wordpress.com/?p=154#comment-288</guid>
		<description>wah ternyata pemilu sekarang nggak bs ikut di tempat lain ya?kalo g salah waktu pemilu 2004 atau 2005 gitu kita bisa milih dimana aja asal punya surat suara, bener nggak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah ternyata pemilu sekarang nggak bs ikut di tempat lain ya?kalo g salah waktu pemilu 2004 atau 2005 gitu kita bisa milih dimana aja asal punya surat suara, bener nggak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
