Toko Buku 88, Jembatan Merah & Kenangan
06 Feb 2011 9 Comments
in pariwisata Tags: belanja, bogor, Jembatan Merah, Toko Buku 88
Ada masanya ketika Jembatan Merah menjadi tujuan belanja utama. Toko-tokonya ramai dikunjungi pembeli dari mana-mana. Rasanya apapun kebutuhan sehari-hari ada di sana. Namun masa itu sudah lama berlalu. Beberapa toko sekarang sepi dan tutup satu demi satu. Tak banyak lagi pembeli yang datang ke situ.
Malam itu, saya dan pacar berniat membeli kebab yang mangkal di depan Toko Buku 88, Jl Merdeka 27, Jembatan Merah. Selagi menunggu kebabnya matang, saya malah tertarik untuk masuk ke Toko Buku 88 dan melihat bagaimana keadaan toko yang pernah populer belasan tahun lalu saat saya masih bersekolah di dekat situ.
Dulu, saat toko buku besar belum banyak di Bogor, toko ini jadi salah satu tujuan belanja utama yang diserbu saat tahun ajaran baru. Cewek-cewek datang untuk membeli stationery yang lucu-lucu. Penggemar komik pun menyerbu rak-rak berisi komik-komik Jepang yang seru. Saya masih ingat rasanya jalan-jalan ke sana sama teman untuk beli majalah & pulpen warna warni hasil nabung uang jajan. Banyak juga tas sekolah yang saat itu cuma bisa saya kagumi tanpa bisa membelinya.
Tapi kemudian toko-toko buku yang besar dan baru bermunculan di mall-mall yang cantik & sejuk. Pembeli bergeser ke tempat lain dan lama-lama pertokoan Jembatan Merah jadi sepi. Tak terkecuali toko buku ini. Rak-rak bukunya tidak lagi terlihat sepenuh sebelumnya. Buku resep dan buku pelajaran disusun ke samping –dua atau tiga buku setiap tumpukan- supaya terlihat penuh. Binder arsip disusun agak jarang dan berjauhan. Pramuniaga masih memakai seragam yang lama, selama bertahun-tahun modelnya masih sama. Suasananya nggak seceria seperti saat saya masih suka berbelanja di sana.
Saat itu saya cuma membeli beberapa kartu ucapan untuk stok buat kado teman-teman yang akan melahirkan. Kartu ucapan dibungkus plastik, sebagian lecek dan tertutup debu. Tapi masih bagus dan layak dibeli. Sambil membayar di kasir, saya teringat masa-masa jayanya Toko Buku & pertokoan di kawasan Jembatan Merah lainnya. Saat pembelinya masih banyak bahkan di hari kerja. Ah semuanya sudah nggak lagi sama.
Pernahkah anda mampir lagi ke sana? Apakah Jembatan Merah masih terpikir sebagai tempat belanja? Sekali-kali mampirlah lagi, tengok kembali toko-toko yang pernah kita datangi. Saya berencana untuk kembali belanja di sana, demi sepotong nostalgia.
(nonadita)




Feb 07, 2011 @ 12:04:27
hihihi iyah sudah sepi sekarang.. tapi pelayanannya masih ramah .. para pelayan toko setia menunggu datangya pembeli.. dengan susunan rak, dekorasi dan barang-barang yang rasanya sudah tempo dulu.. ada juga sih yang baru
harganya juga ada yang tempo dulu
jadi terkadang dapet yang murah2 disana
Feb 07, 2011 @ 13:04:06
Sekarang udah kaya toserba, sampe radio tape jg dijual di sana. Toko2 di jembatan merah memang udah sepi pengunjung, tapi pedagang emperannya tuh, giilllleee..makin merajalela aje
Feb 08, 2011 @ 14:42:34
jalan itu (merdeka) menyisakan kejayaan toko toko tersebut jaman dulu.hehehehe.sering lewat
Feb 18, 2011 @ 07:16:31
rumah saya di Jembatan Merah kok. sering lewat toko buku 88 kalo mau ke PGB. hehehehe tp jarang mampir untuk masuk ke sana
Feb 23, 2011 @ 10:34:20
Kalau tokobuku88 sudah dianggap toko antik, maka bagaimana dengan tokobuku batutulis, tokobuku ABC. Dulu keduanya berlokasi dijalan Surken.
Ah pasti kalian kira saya sudah kakek2 sekarang.
Tahun 1980an toko itulah yang menemani kegairahan membaca gratis.
Mar 08, 2011 @ 12:54:23
Satu lagi toko buku naga kencana yg di surken kyknya msh ada dech, thn 80-an selain toko buku 88 jd tempat pertama utk cari buku sekolah, tp skrng kyknya hanya jd toko ATK aja atau msh ada buku pelajarannya.
Apr 08, 2011 @ 12:38:29
saya jadi teringat masa masa saya bersekolah di Bogor dulu…mampir di sana dan beli alat tulis, senangnya bukan main. Selain itu juga saya suka membeli kertas prakarya di toko lainnya seperti ABC…sudah lama sekali saya tidak ke Bogor…Kota Kenangan dan sempat membuat saya tidak mau pulang ke daerah asal
Dec 17, 2011 @ 17:51:38
Sejujurnya, inspirasi semangat menulis saya dapatkan setiap kali saya masuk ke toko buku Tisera di Serang dan Salemba di Cilegon.
Feb 01, 2012 @ 10:04:22
Bgm dg toko buku King? Posisi d jl mayor oking ps kebon kembang bawah. Dl bnyk d jual buku tmp perangko. Skrg sy sulit cari bk tmp perangko