Pandangan Warga Seputar IPB tentang TPB
06 Jul 2011 5 Comments
in Sosial Tags: babakan, dramaga, ipb, kosan
Maksudku bukan mau buka-buka konflik yang ada, tapi cuma mau kasih tahu bahwa ada konflik antara IPB Dramaga dan warga sekitar yang dirasakan warga sekitar tapi mungkin gak dirasakan warga IPB.
Waktu itu aku masih baru di IPB. Kebetulan dapat tugas wawancara dengan pemerintahan di tingkat desa sekitar, yaitu Babakan (kalau gak salah), buat tanya, yang benar itu Darmaga apa Dramaga? Targetnya sih kepala desanya, tapi rupanya lagi keluar, jadi aku ngobrol dengan sekretaris desanya.
Awalnya pembicaraan sesuai dengan yang aku tuju, tapi kemudian pak sekdes belok jadi ngomongin tentang keluhan warga terhadap IPB. Program TPB (Tingkat Persiapan Bersama) yang diwajibkan buat anak IPB di tahun pertama ternyata mengganggu mereka.
Tiga ribu anak baru yang tadinya berpotensi kos di sekitar kampus jadi dialihkan kos di asrama yang disediakan IPB. Jelas itu bikin kos-kosan kehilangan pasar. “Lihat tuh kosan si anu, sekarang kosong. Kosan punya saya juga ada kosong beberapa kamar.” Kalau sudah urusan perut begini memang semua yang baik bisa jadi jelek.
Celaan yang aku tidak suka adalah, pak sekdes bilang (mungkin lagi emosi) buat apa sekolah tinggi-tinggi tapi sombong begitu, akhlaknya jelek, agamanya tidak terawat. Lah pak, kalau sudah bejat mah bejat aja, bukan karena dia sekolah tinggi.
Pak sekdes bilang, sekali-sekali mbok yo rektornya ngajak mereka (pengurus desa) ngobrol tentang hal itu. Wah, sudah kejauhan nih. Aku diposisikan sebagai pihak IPB sama si pak sekdes. Akhirnya aku sudahi saja secepatnya.
Buat IPB, mungkin ini terhitung masalah kecil. Jauh lebih kecil dari masalah IPB gak juara 1 di pimnas atau masalah ada dosen IPB yang diolok-olok menteri. Tapi buat mereka, penduduk sekitar IPB, gak makan itu jadi masalah besar. Tapi gak seheboh itu juga sih, hehe.
Seingatku, ujung-ujungnya liputan itu nongol di Koran Kampus yang isinya cuma 1 kalimat dalam boks kecil: Yang benar itu Dramaga, bukan Darmaga.


Jul 06, 2011 @ 17:10:55
PertamaX, masalah nama saja IPB gak mau ngalah koq..
Dosen Bahasa Indonesia saya jaman TPB ketika diskusi masalah tata nama wilayah, ane tanya, yang betul itu Dramaga atau Darmaga, entah gak bisa jawab, atau gak mau Jawab…
ehh, dulu pas di Pertigaan Jalan Baru ke Yasmin, klo gak salah tulisan panah arahnya bertuliskan Dermaga..
Jul 06, 2011 @ 18:51:36
Nama yg bener adalah Dramaga. Demikian yg tertulis di plang kantor kecamatan setempat.
Jul 07, 2011 @ 19:32:05
dan Kantor Polisi setempat
Jul 09, 2011 @ 02:30:10
oh, jadi yang bener dramaga toh
Hem… klo masalah TPB dengan warga sekitar saya juga baru tahu (ketahuan klo jarang baca koran kampus). Menurut saya sih IPB ga bisa disalahkan gitu aja, TPB juga ada tujuannya kan, salah satunya pertukaran budaya. Tapi ada baiknya juga klo didiskusikan dengan pihak warga sekitar
Jul 25, 2011 @ 17:33:44
lucu ceritanyaaaaaa