Pangrango Plaza Riwayatnya Kini
08 Aug 2011 11 Comments
in Fasilitas Umum Tags: Kota Bogor, Mall, Pangrango Plaza
Ada masa di mana mal di Kota Bogor belum sebanyak sekarang dan masih bisa dihitung jari. Saat itu, awal hingga pertengahan dekade 90-an, Mal Internusa adalah satu dari sejumlah mal yang cuma sedikit itu. Letaknya di Jalan Pajajaran, urat nadi bisnis dan hiburan di Kota Bogor.
Sekitar pertengahan tahun 1996, Mal Internusa mengalami kebakaran untuk yang kesekian kalinya. Kali ini, sampai menghentikan usahanya. Selama bertahun-tahun, bagian depan yang terbakar terbengkalai begitu saja. Namun aktivitas jual beli kemudian berlangsung lagi di belakang gedung, di bagian yang dulunya tempat parkir.
Bertahun-tahun kemudian, renovasi besar-besaran terjadi di eks-Mal Internusa, mengubah bentuk dan namanya. Jadilah Pangrango Plaza.
Tapi Pangrango Plaza hadir saat sejumlah mal sudah lahir di Bogor dan mempunyai pasarnya masing-masing. PP jadi mal yang serba tanggung. Banyak butik pakaian dengan harga produk relatif mahal, padahal barang yang sama bisa didapat di BTM dengan harga lebih murah. Bila menyasar kelas menengah ke bawah, sudah ada BTM dan Jambu Dua yang lebih besar dan berlokasi dekat pasar. Bila menyasar kelas menengah ke atas, sudah ada Botani Square yang lebih lengkap dan strategis.
Seingat saya, tak pernah sekalipun saya melihat lot/kapling di PP terisi lebih dari 70%. Anda pernah? Padahal pernah ada masanya pengelola giat bikin festival band dan fashion show setiap minggu demi menarik pengunjung ke sana. Tapi nyatanya, PP tak bisa lagi jadi sepopuler Mal Internusa.
![]() |
![]() |
![]() |
Sampai akhir tahun lalu, PP yang berdiri di tanah aset Pemerintah Kota pun menjelang akhir masanya. Pengunjung dan para pedagang meninggalkannya, lalu sejumlah pegawai berdemo menuntut haknya dari pengelola. Padahal diskon-diskon sudah ditebar, pengurangan pegawai pun sudah dilakukan. PP tak bisa melarikan diri dari kebangkrutan.
Entah apakah profitnya selama ini sudah menutup biaya renovasi. Entah apa pemiliknya punya rencana lain selain menunggu ada pihak yang bersedia membelinya sebesar 100 milyar rupiah. Sampai saat itu datang, Pangrango Plaza masih akan berdiri di Pajajaran seperti keadaannya saat ini. Sendiri dan terabaikan. (nonadita)
Baca juga:
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |










Aug 10, 2011 @ 13:57:43
Terakhir kesitu pas kuliah tahun 2004 dulu, dan memang sangat sepi. Sekarang sayang banget kalau dilihat udah ga terawat.
Aug 12, 2011 @ 09:41:31
Yang masih ada Cimol nya
Sep 06, 2011 @ 15:29:51
Wah. Kang Akhdian rupanya penggemar cimol yang di samping sebrang PP yach..
Aug 12, 2011 @ 11:32:57
sayang, ya…
mestinya itu bisa dimanfaatkan selain untuk kepentingan komersil juga untuk masyarakat Bogor.
(www.kabarjepang.com >> situs informasi tentang Jepang paling Indonesia)
Sep 02, 2011 @ 10:09:38
saya kuliah di Bogor sejak tahun 2007 sampai 2010..pertama kali berkunjung ke PP, masih lumayan rame tapi dari tahun ke tahun memang makin sepi dan akhirnya tutup..saya sendiri suka ke PP buat cuci foto hehe atau ke Giant atau liat temen2 maen futsal…salam kenal dari Ca Ya
Sep 06, 2011 @ 15:32:26
Pokonya Seneng Banget Kerja Di Sana, Meninggalkan Banyak Hal, Kenangan, Pelajaran Berharga, dan Semangat kerja…dan tak lupa Sisa Bayaran 1 bulan Gaji Tahun Lalu yang belum dibayarkan dan meniggalkan impian berupa bayaran Pesangon.
Sep 13, 2011 @ 09:50:22
Lebih baik dirubuhkan saja dan dijadikan taman kota
jadi orang2 kan bisa nongkrong2 di situ, hehehe
Sep 20, 2011 @ 14:48:39
sekarang PP makin terbengkalai saja …
yg lucunya bahkan ada yg memanfaatkannya utk memelihara Burung…
kemarin saya lihat ada Kandang Burung berjejer – jejer dipasang di bagian parkir lantai dua …
bagus sih niat para pemelihara burung itu, Burung2 yg dipelihara jadi lebih merasa natural di alam dan ga stress…karena ditempatkan di tempat yg terbuka dan tinggi:D
tapi sungguh sebuah ironi yg menyedihkan utk Pangrango Plasa …
Nov 09, 2011 @ 03:03:25
Di P19 buat ngelepek Japati
Feb 07, 2012 @ 22:21:32
sayang banget, dulu pas saya msih SDsering maen ke PP sehabis pulang sklh, tapi skrng passaya udh SMA pengen ke PP malah bangkrut.
Tapi skrng sebelah PP udh ada lg bangunan hotel+cafe baru, ramai pula pengunjungnya.
Feb 27, 2012 @ 10:27:30
Menyedihkan… zzzzzzzzzzzzz