Lapangan Putih di IPB Baranangsiang

oleh kontributor BogorWatch: eP

Apa definisi ajaib? Labu menjadi kereta? terbang dengan naga? atau singa bisa bicara? Bagi saya ajaib adalah ketika satu hal sederhana mampu membuat tawa rekah pada banyak wajah. Seperti ketika sore itu, sesaat sebelum meninggalkan kota bogor, saya melintasi taman koleksi dan lapangan rumput di depan kampus ipb Baranangsiang. Di sana, bediri gagah sebuah pohon kapuk randu raksasa. Kapuk yang sudah menjulang lama, semenjak kampus IPB ini didirikan.

Bagi mahasiswa-mahasiswa IPB, mungkin musim pecah kapuk randu di tengah kemarau bukan lagi hal yang aneh. Tapi bagi saya, melihat angin menghembus menerbangkan berkas kapuk ke udara, lantas hinggap putih di mana-mana, adalah ajaib.

kapuk yang berjatuhan di depan Kampus IPB Baranangsiang (foto oleh: kebon jahe)

Pengunjung memanfaatkan fenomena ini untuk diabadikan atau hanya sekedar dinikmati (foto oleh: kebon jahe)

Saya tersenyum senang tiap kali angin bertiup cukup kencang, lalu serpih-serpih itu melayang, terbawa, menemukan gravitasinya, dan hinggap. Terpesona, saya melangkah ke tengah lapangan rumput yang telah ditutupi kapuk di sana-sini. Sepintas, mirip hujan salju baru turun di tempat ini. Orang-orang berfoto, anak-anak kecil bermain berlarian. Sebagian duduk-duduk ditepi. Sama-sama menikmati saat-saat yang tampak tak biasa ini.

lapangan yang penuh dengan kapuk (foto oleh: kebon jahe)

lapangan yang penuh dengan kapuk (foto oleh: kebon jahe)

Tak ada ruginya berkunjung ke tempat ini di kala senja dan langit beranjak teduh. Melihat interaksi unik manusia kota dengan pohon kapuk randu tua. Seraya melepas lelah, melepas imaji, mungkin melihat kapuk ringan bercanda dengan angin mampu meringankan beban apapun yg kita masing-masing miliki..

7 Comments (+add yours?)

  1. Iksa
    Sep 30, 2009 @ 18:01:41

    Wah luar biasa … jaman di bogor belum pernah mengalami nih … (atau tidak perhatikan ya…)

    Reply

  2. sagoeleuser5
    Oct 01, 2009 @ 19:35:45

    wahhh…kecolongan gw…baru mo nulis ini…hehe

    Reply

  3. izor
    Oct 23, 2009 @ 16:27:52

    hahahahahahha.pengamatan yg jeli,gw juga sering lewat dan berharap bisa berfoto disana…emang keren tu view nya..

    Reply

  4. jarwadi
    Oct 28, 2009 @ 09:34:30

    musim kapas/kapuk itu keren sekali, itu juga ketika dimusim langit biru mengamati ada benda benda putih yg beterbangan, pun demikian ketika saya suka melihat, ternyapa kapas kapas itu musuh petani tembakau😀

    Reply

  5. Abah Sjam
    Nov 04, 2009 @ 07:05:29

    Keren liputannya….mengenai natural-event yang masih banyak terliwatkan oleh orang Bogor sendiri…..well done…..!!

    Reply

  6. MH
    Nov 06, 2009 @ 15:02:48

    Saat dulu masih berstatus mahasiswa, kami menamakan sebuah grup sebagai: Salju Bogor.
    karena; persis di tempat peliputan artikel ini, kami berdiskusi ditengah ‘salju’ yang turun begitu deras.
    Bedanya dulu pohon randunya menjulang tinggi dan kapuknya banyak banged. Sekarang setiap saya kesana, randunya udah ga begitu banyak lagi..

    Reply

  7. merry go round
    Dec 18, 2009 @ 15:25:55

    Dari hari pertama saya menjejakkan kaki dan berkuliah di Bogor, saya pun berpikiran saya, “waaahhh,ada salju di Bogor”. dan momen ini selalu saya banggakan kepada teman-teman dari daerah lain yg berkunjung di Bogor.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: