Jembatan, Apakah Aman?

Jembatan penyeberangan dibuat untuk memberikan keamanan kepada pengguna jalan raya, khususnya pejalan kaki. Jalan sedikit lebih jauh nggak apa-apa, yang penting nggak ketabrak kendaraan. Selain aman, tentunya jembatan harus nyaman bagi penggunanya. Kalau nggak nyaman, ya pejalan kaki bisa malas dong makenya.

Iqbal bercerita mengenai pengemis yang selalu bisa ditemukan di jembatan penyeberangan Baranang Siang. Soal ini, kita semua sudah tahu bahwa jembatan penyeberangan jadi salah satu tempat favorit peminta-minta. Miris sih, .. jadi teringat minggu kemarin saya menyaksikan seorang ibu-ibu pengemis yang sedang mengganti celana anaknya yang (maaf) BAB di jembatan.😯

Belakangan ini, ada hal lain lagi. Pagi dan siang hari, sekelompok pemuda sering tampak di tengah jembatan pada bagian yang tertutup oleh iklan. Sesekali mereka meminta waktu pejalan kaki (biasanya perempuan yang jalan sendirian) untuk sesuatu hal yang disebutnya “training manajemen”. Berteman kartu kuning yang lusuh, dengan identitas Mega Mall yang saya tak tahu di mana itu, seorang dari mereka biasanya mengajukan pertanyaan. Sederhana saja, “apa merek pasta gigi yang dipakai di rumah?”. Apapun jawaban anda, mereka ngajak salaman setelahnya.

Pernah suatu kali saya tanya, “ini jualan ya?”. Dijawabnya dengan keras, “training manajemen, mbak!” (ck ck biasa aja dong..🙄 ). Training manajemen apa saya tak paham, sudah lebih dari dua bulan mereka di sana mengajukan pertanyaan yang sama. Beberapa kali saya melihat di akhir percakapan, pejalan kaki memegang sebuah kotak hitam yang entah isinya apa.

Sebutlah saya parno, tapi saya masih mengingat pesan seorang teman. Jangan salaman dengan sembarang orang di jalanan, pelaku hipnosis kini bergentayangan. Untuk kasus ini, mungkin jelek-jeleknya “terpaksa” beli barang jualan.:mrgreen:

12 Comments (+add yours?)

  1. Mbah Tjiliwoeng
    Feb 11, 2010 @ 18:45:40

    Yup betul itu … hati2 aja dengan yang pake salaman2 kayak gitu. Apalagi dilakukannya di tempat keramaian. Kalo mau aman, cuekin aja mbak …

    Reply

    • nonadita
      Feb 12, 2010 @ 00:23:23

      Ya, udah dua kali di-stop sm mereka. Ditanya hal yg sama, apapun jawabannya pasti diajak salaman. Ketiga kali dan selanjutnya, rasanya lebih baik menghindar.. Ngeri juga, nggak ada identitas yg jelas & kenapa nggak di tempat yang lebih terbuka gitu

      Reply

  2. Anggi
    Feb 12, 2010 @ 00:18:50

    Jembatan, Apakah Aman? Kalau jembatannya reot ato bobrok, jelas tidak aman, hehehe…Apalagi kalo ada orang ga dikenal ngajak salaman.
    Mungkin sekelompok pemuda itu “mengemis” dengan cara yg lain😛

    Reply

    • nonadita
      Feb 12, 2010 @ 00:25:06

      Keamanan kan nggak cuma dari fisik jembatannya. Lingkungan termasuk orang2 yg berada di sekitarnya menyumbang sesuatu yg dinamakan “keamanan”.

      Reply

  3. NJ!
    Feb 12, 2010 @ 13:06:19

    hampir semua jembatan di kota besar emang rada gak aman.gak heran jd faktor penambah alasan malas naik jembatan kalo gak perlu2 amat.gak mungkin juga tiap jembatan dijagain polisi/satpam macam di jembatan margo-detos,depok.
    atau ini bisa dijadiin lahan kerja baru?

    Reply

  4. PrismAbsurD
    Mar 01, 2010 @ 00:17:31

    hehe pernah juga tuh aku ditanya sama mas-mas di jembatannya.. padahal lagi pake seragam abis pulang dari sekolah..
    trus ujung-ujungnya ya minta duit.. weeeekkk😦

    Reply

  5. Iqbal
    Mar 09, 2010 @ 23:14:56

    gak cuma 2 bulan, itu mah dr tahun lalu jg udah ada, mungkin lebih malah

    Reply

  6. yogie
    Apr 19, 2010 @ 14:00:15

    sebenarnya apa si tujuan di bangun jembatan,ko mala dipakai kayak geto…

    Reply

  7. Hans
    Jun 25, 2010 @ 10:15:34

    Hahaha, di Jembatan BS itu mah sales jam tangan. Saya udah pernah ditawarin panjang lebar kurang lebih setengah jam. Mana ngotot lagi dikejar terus sampai mau beli. Ya sudah, saya tawarin balik lagi aja produk MLM (kebeneran waktu itu dapat brosur dari temen). Gantian salesnya minta maaf, ga jadi ngejar lagi.

    Reply

  8. mel
    Jun 26, 2010 @ 15:08:09

    kalo saya kalo naek jembatan suka parno ama jembatannya… abisnya udah karatan gitu…

    Reply

  9. ade
    Jul 16, 2010 @ 15:31:13

    hmmm no comment dah,, hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: