Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Bogor

Perokok di Stasiun Bogor

Sampai kapan bisa bebas begini?

Sampai kapan bebas merokok?

Kabarnya, mulai awal Mei 2010 ini Pemerintah Kota Bogor akan menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di beberapa lokasi. Tentu ini kabar bagus buat saya yang nggak demen merokok, baik aktif maupun pasif. Dengan adanya peraturan ini, orang-orang yang tidak merokok mestinya bisa menikmati udara yang lebih bersih di tempat-tempat yang masuk dalam kategori KTR.

KTR diterapkan di tempat-tempat berkumpulnya orang-orang. Misalnya: kantor, pusat perbelanjaan, sekolahan & tempat ibadah. Tentu karena di tempat-tempat inilah terjadi persinggungan antara perokok & non perokok. Saya lihat kampus BSI di Jalan Merdeka sudah memasang tanda KTR, semoga pelaksanaannya sesuai harapan.

Idealnya, ruang khusus perokok juga dihapuskan saja supaya ruang gerak perokok semakin terbatas. Hahahahaha… *ketawa kejam* Eh tapi kabarnya memang sempat ada rencana demikian, karena ada seorang pejabat pemerintah yang ingin Bogor tidak setengah-setengah dalam upaya mengurangi konsumsi rokok.

Tapi tentu ide ini penuh pro & kontra. Keberadaan ruang khusus perokok adalah pemenuhan hak azasi orang yang memilih untuk menjadi perokok, jadi tidak bisa dihapuskan begitu saja. Dengan demikian, perokok masih mendapat kesempatan untuk “merusak paru-parunya” tanpa melanggar peraturan.

April 2010, secara resmi penerapan KTR ini memang belum berjalan. Stasiun Bogor –sebagai tempat aktivitas publik- direncanakan menjadi salah satu lokasi penerapan KTR. Karena belum diterapkan, tak heran beberapa hari lalu masih ditemukan perokok yang merokok di sana dengan santainya. Entah bagaimana situasi di Stasiun Bogor mulai awal bulan depan. Bagaimanapun, penerapan peraturan yang menyangkut kepentingan publik tanpa disertai sosialisasi dan prasarana pendukung, akan sulit terwujud dengan baik.

Saya tak tahu masa depan peraturan KTR ini. Apakah KTR ini bisa memberikan harapan untuk non-perokok mendapatkan udara yang lebih bersahabat, ataukah hanya menjadi peraturan serupa  yang heboh di awal untuk kemudian terlupa begitu saja. Bagaimana menurut anda? (nonadita)

9 Comments (+add yours?)

  1. kay
    Apr 13, 2010 @ 22:30:57

    bisa minta data perda tersebut ga?

    Reply

  2. si geulis
    Apr 29, 2010 @ 14:31:13

    minta perda lengkapnya dong,,atau pengumuman tertulis resmi nya,,

    Reply

  3. Red Devil
    May 20, 2010 @ 13:41:16

    Lupa,……lupa-lupa-lupa,…………lupa dimana perdanya ,…

    Reply

  4. ary zona hamdani
    May 29, 2010 @ 00:18:37

    salam kenal…..
    hemat saya, selama rokok masih diperjual belikan secara bebas, kawasan tanpa asap rokok akan sulit terwujudkan….

    Kunjungi Juga Blog Saya

    Reply

    • bogorwatch
      May 30, 2010 @ 08:41:53

      Karena itulah upaya2 mewujudkan lingkungan yg lebih sehat mesti dilakukan secara paralel. Nggakk ada salahnya usaha2 perwujudan Kawasan Tanpa Rokok terus dilaksanakan sementara penjualan rokok diatur supaya nggak sebebas sekarang ini.

      Reply

  5. Saepul A. Basyar
    May 31, 2010 @ 11:05:01

    gan warnet (di dalam dan parkirannya) ane bisa masuk sebagai kawasan tanpa rokok ga gan?warnet ane di daerah teplan deket SMP 8. ane dah punya poster KTR yang ane sengaja minta ke bos ane buat minta ke Pemkot.

    Reply

  6. indyastaric06
    Jun 14, 2010 @ 12:50:47

    waaa.. smape sekarang di stasiun masih banyak yang ngroko lhoooo

    Reply

  7. ade
    Jul 16, 2010 @ 15:24:25

    setujuu..
    selamatkan bumi tanpa asap…

    Reply

  8. kiki
    Feb 13, 2011 @ 10:25:03

    maaf saya boleh minta perda yg lengkap ny nga …^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: